Selasa, 31 Mei 2016

Jalan-jalan ke Talaga Duma

Talaga Duma, Galela
Inilah danau terbesar yang ada di pulau Halmahera. Dilihat dari pemandangannya yang memanjakan mata, jika ke tempat ini anda pun akan di bikin kenyang dengan hidangan ikan mujair bakar maupun goreng yang disajikan dengan nasi, pisang bebek goreng, dabu-dabu manta (sambal mentah) dan segelas minuman dingin. Setelah anda kenyang, cobalah bersantai sambil mengabadikan moment bersama keluarga ataupun pujaan hati anda.
Tempat ini bisa dijangkau dengan mobil maupun motor, berjarak ±30 km dari Kota Tobelo. Di Galela pun ada Bandara Gamarmalamo yang melayani penerbangan Galela-Manado (PP) tiga kali (3x) dalam seminggu.
Tertarik dengan Talaga Duma?? Ayo ke Halmahera.... ^_^

Minggu, 29 Mei 2016

Rumah Adat Hibualamo
Bertempat di desa Gamsungi, Rumah Adat Hibualamo diresmikan pada bulan April 2007. Berbentuk persegi delapan dan memiliki empat pintu searah empat penjuru mata angin, rumah adat yang satu ini mempunyai filosofi menerima siapa saja yang mau datang dan menghargai Adat Hibualamo. Rumah Adat yang dibangun di lokasi ini sebagai simbol perdamaian oleh karena disinilah tempat perjanjian damai secara Adat oleh dua kubu yang berkonflik pada tahun 1999 silam.
Rumah Adat Hibualamo pertama berada di Talaga Lina sebagai asal usul Masyarakat Tobelo dan diperkirakan rumah adat yang asli telah berumur ±1000 tahun. Jika kita pergi melancong ke Talaga Lina, maka kita pun masih bisa menjumpai bekas dari rumah adat Hibualamo berupa fondasi. Masih banyak lagi filosofi tentang rumah ada yang satu ini, namun saya masih harus berkeliling dan duduk bercerita bersama tokoh adat serta mengumpulkan informasi mengenai rumah adat ini yang konon katanya, disinilah kehidupan 'berdemokrasi' berasal. Semoga tulisan saya yang berikutnya tentang rumah adat Hibualamo segera menyusul.

Bagaimana, tertarik dengan Rumah Adat Hibualamo?? Ayo ke Halmahera Utara.. ^_^
Tabea......

Sabtu, 28 Mei 2016

Gunung Mamuya dan Sunset

Tabea...
Seperti halnya judul tulisan ini, pemandangan Gunung Mamuya menawarkan anda keindahan langit sore yang begitu menenangkan. Anda bisa saja mengambil posisi dari pelabuhan di Desa Gorua untuk menyaksikannya. Sambil ditemani keluarga maupun sahabat dan sedikit cemilan/ gorengan, kepenatan akan pekerjaan anda, akan terlupakan begitu anda sampai ditempat ini. Ya, Gunung Mamuya dengan pemandangan sunrise merupakan salah satu dari begitu banyaknya keindahan di Halmahera Utara yang siap menemani hari-hari anda.
Perjalanan ke tempat ini dari Kota Tobelo hanya memakan waktu ±15 menit, anda bisa menggunakan kendaraan seperti motor maupun mobil. Jadi, kapan anda kesini? Halmahera Utara menunggu kedatangan kalian yah. ^_^
Tabea...

Jumat, 27 Mei 2016

Selamat datang di Halmahera Utara

Nia ino o' Halmahera Utara...
Halmahera Utara adalah sebuah Kabupaten baru yang di mekarkan pada tahun 2003 dengan Tobelo sebagai Ibu Kotanya. Terdiri dari 17 Kecamatan dan 196 Desa. Dipimpin oleh Bupati definitif pertama Bapak Ir. Hein Namotemo, MSP (masa bakti 2005-2015) dan kini oleh Bapak Ir. Frans Manery.
Masyarakat Halmahera Utara banyak yang bekerja sebagai petani nelayan. Hasil bumi yaitu rempah-rempah seperti pala dan cengkeh begitu melimpah disini ditambah dengan banyaknya kelapa semakin memperkaya daerah ini. Belum lagi ditambahkan dengan hasil laut yang begitu kaya. Hasil penangkapan ikan yang melimpah serta destinasi wisata alam dan peninggalan sejarah Perang Dunia II yang begitu eksotik, akan memanjakan mata anda. Ingin mengenal Halmahera Utara lebih dekat? Saya akan memperkenalkan pada anda seperti apa Halmahera Utara.
Tabea..... ^_^

Tabea..

Tabea...
Sebelum saya mengenalkan dan menceritakan tentang Halmahera, ijinkan saya memperkenalkan diri agar lebih dekat dengan anda.
Saya dilahirkan di Ternate pada tanggal 17 Oktober 1986 dan diberi nama Novi Eduart Nicolaas. Sekarang telah menikah dengan Melliana Layuk, seorang gadis Toraja yang lahir dan dibesarkan di Balikpapan, kini kami telah dikaruniai seorang anak perempuan yang begitu cantik dengan nama Sharena Olimpia Aningongike Nicolaas. Kami bertiga sekarang tinggal di Tobelo, Halmahera Utara. Saya sendiri kini bekerja sebagai seorang Fotografer freelance dan juga dulu pernah mengabdi di Pemda Halmahera Utara sebagai Pegawai Honor ± 8 tahun, oleh karena kehadiran buah hati, saya memilih resign dan fokus menjaga sang buah hati. Istri saya bekerja di Wahana Visi Indonesia (WVI). Itulah sepintas perkenalan kita, sebagai awal persahabatan.
Inilah istri dan anakku, cantik kan... Heheee